Welcome to my blog :)

rss

Kamis, 20 Januari 2011

Arsitektur dan Service pada Telematika

Arsitektur merupakan sekumpulan dari sistem sirkuit, chip, bus untuk ekspansi slot, BIOS dan lain sebagainya. Dalam arsikektur terdapat tiga elemen utama yaitu :

  1. Arsitektur sistem pemrosesan, yaitu suatu standart teknis untuk menentukkan hardware, lingkungan sistem operasi, dan software aplikasi.
  2. Arsitektur telekomunikasi dan jaringan, digunakan untuk menentukan fasilitas dalam komunikasi perusahaan, yang dilalui oleh informasi.
  3. Arsitektur data yaitu berfungsi untuk menentukan organisasi data untuk tujuan referensi silang dan penyesuaian ulang, serta untuk penciptaan sumber informasi yang dapat diakses oleh aplikasi bisnis dalam lingkup luas.

Dalam Arsitektur Telematika terdiri atas dua Arsitektur yaitu :

1. Arsitektur Server Side

Server atau sering disebut juga back-end akan menerima pesan dari client, yang diproses dan hasilnya akan dikembalikan kepada client. Contoh dari tugas server melayani permintaan client kemudian memberikan jawaban atas data yang diminta oleh client, server dapat juga berkolaborasi dengan server lain untuk melayani permintaan client.

2. Arsitektur Client Side

Front-end atau client akan menerima hasil pemrosesan data yang dilakukan oleh server kemudian ditampilkan kepada user pada sebuah aplikasi yang dapat berinteraksi langsung dengan user. Client akan bekerja setelah mendapat instruksi dari server kemudian data akan diproses oleh server yang kemudian akan diberikan kepada client. Client berinteraksi langsung dengan user menggunakan user interface seperti Graphical User Interface (GUI). Berikut ini beberapa contoh penanganan pada client yang berhubungan dengan DBMS yaitu:

a. Presentation Logic

Dalam Presentation Logic bertanggung jawab dalam memformat data pada pengguna atau alat keluaran dan bertugas mengendalikan masukan pengguna dari keybord atau alat input lainnya.

b. Processing Logic

Processing logic digunakan untuk penanganan logika pada saat data diproses, logika aturan bisnis (business rule logic), dan logika manajemen data (data management logic). Untuk mengetahui kesalahan proses pada data digunakan proses data logic.

c. Storage Logic

Bertanggung jawab pada hal penyimpanan data dan perbaikan data dari alat penyimpan yang bekerja dengan aplikasi.

Beberapa Permodelan Arsitektur Client server :

· Arsitektur Mainframe

Menyediakan waktu dan sebagian memorinya untuk pemakai, kemudian berpindah kepemakai lain dan kembali lagi kepemakai awal. Komputer jenis ini memiliki suatu Central Processing Unit, Storage Device yang agak besar .

· Arsitektur File Sharing

Didalam media penyimpanan server terdapat file-file yang dapat diakses langsung oleh user namun arsitektur ini memiliki keterbatasan dalam proses sharing.

· Arsitektur Client/Server

Proses pengiriman pada query data ke server dapat dilayani dengan cepat karena data yang dikirim adalah hasil dari query tersebut. RPC (Remote Procedure Calls) memegang peranan penting dalam arsitektur client sever. Terdapat dua model client server yaitu Two-tier dan Three-tier.

1. Model Two-tier

Memiliki 2 lapisan yaitu client dan server.

2. Model Three-tier

Model Three-tier dilapisi satu layer tambahan diantara user interface tier dan database tier.

b. Service Pada Telematika

Dalam telematika tedapat beberapa layanan yaitu :

1. Information Service

Contoh layanan yang terdapat pada Information service :

ü M-Commerce

ü VOD

ü news and weather

2. Security Service

Suatu layanan yang digunakan untuk mengamankan bila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.

3. Context-Aware Service

Context-Aware Service digunakan untuk memahami pengguna, jaringan, lingkungan, dan melakukan adaptasi sesuai kebutuhan. Menurut Albrecht Schmidt hal–hal yang harus diperhatikan dalam context- aware, yaitu:

a. The acquisition of context

b. The abstraction and understanding of context

c. Application behaviour based on the recognized context

0 komentar:

Posting Komentar