Welcome to my blog :)

rss

Kamis, 18 Maret 2010

CARA BIAR JADI REMAJA KREATIF

Mau tau donk cara jadi remaja kreatif,,,,,, masa c ie hari gini gak kreatif

Tau gak k’lo gak kreatif hidup tu bakal bosen banget, teruz jadi bawanya iri sama orang suksek ya gak

Liat dee TIPS ini Bener gak

v Rajinbaca buku, browsing diinternet terus didiskusiin de sama orang yang lebih mengerti.
v Pelajarihal – hal baru, jangan malu Tanya ya…
v Aktif dalam kegiatan positif.
v Jangan cepat bosan dan putus asa kalau sedang mengerjakan sesuatu
v Berani mengeluarkan ide- ide baru
v Bersedia mendengarkan saran dan kritik orang lain
v Doa terus biar diberi kemudahan
v Intinya jangan jadi pemalas.

Rabu, 10 Maret 2010

CIRI – CIRI KARYA SASTRA


Karya sastra dibagi menjadi dua, yakni karya sastra lama dan baru adapun ciri –ciri karya sastra sebagai berikut:

Karya Sastra Lama

  • Tidak dicantumkan nama pengarangnya atau yang biasa disebut anonim
  • Cerita yang berpusat pada istanaa dengan menggambil tokoh raja.
  • Lambat dalam mengikuti perkembangan dan selalu terpaku pada aturan yang ada disebut statis.
  • Pengarang taat kepada kelaziman.
  • Karya sastra lisan umumnya dari mulut ke mulut
  • Bahasa yang digunakan masih kemelayu-melayuan dan bahasa klase
  • Tokoh hitam-putih

Karya Sastra Baru

  • Nama pengarangnya dicantumkan
  • Cerita berpusat pada kehidupan masyarakat sehari- hari
  • Karya sastra baru mengikuti perubahan sesuai perkembangan pribadi penciptanya
  • Karya sastra tulisan disampaikan secara tertulis
  • Bahasa yang digunakan menggunakan bahasa Indonesia
  • Tokohnya bebas.

Selasa, 09 Maret 2010

KALIMAT



Kalimat merupakaan bagian terkecil dari ujaraa atau teks yang menggungkapkan pikiran yang utuh secara ketatabhaasaan. Kalimat dalam wujud tulisan diawali dengan huruf capital dan diakhiri dengan tanda titik, tanda tanya dan tanda seru. Dalam wujud lisan kalimat di iringgi oleh alunan titinada, disela oleh jeda, diakhiri oleh intonasi selesai.

Ø UNSUR – UNSUR PEMBENTUKAN KALIMAT

ü Kata

Kata merupakan kumpulan dari beberapa huruf. Suatu kalimat dapat disusun oleh kata dan kelompok tau frase. Dalam ragam bahaasa lisan, selain terdiri dari atas kata – kata, suatu kalimat dibentuk pula oleh intonasi, jeda, nada, dan tempo.

Contoh;

a) Pergi

b) Awas!

ü Frase

Frase adalah sekelompok kata yang membentuk suatu kesatuan dan tidak melebihi batas fungsi, tidak sebagian subjek dan predikat.

Contoh:

Frase kaliamat

Baju baru baju itu baru

Cerita yang menarik ceritanya menarik

Kepergian ayah ayah pergi

ü Intonasi, jeda, nada, dan tempo kalimat

a) Intonasi

Naik turunya laagu kalimat. Intonasi berfungsi untuk pembentuk makna kalimat.

Contoh:

1. Pergi. (berita)

2. Pergi? (bertanya)

3. Pergi! (perintah)

b) Jeda

Perhentian lagu kalimat. Jeda berfungsi untuk menandai batas – batas suatu kalimat dan membedakan kalimat.

Contoh:

1. Menurut cerita adik /ibu alya itu guru teladan

(yang jadi guru teladan itu ibu alya)

2. Menurut cerita adik ibu alya itu guru teladan

(yang jadi guru teladan alya)

c) Nada

Tekanan tinggi rendahnya penggucapan suatu kata. Dalam hal ini, intonasi berfungsi untuk memberikan tekanan khusus pada kata – kata tertentu dan dapat membedakaan bagian kalimaat yang satu dengan yang lainya yang tidak penting.

Contoh:

1. Alya membaca buku pagi – pagi. (bukan orang lain)

2. Alya membaca buku pagi –pagi. (bukan menulis)

3. Alya membaca buku pagi – pagi. (bukan koran)

d) Tempo

Cepat atau lambatnya pebgucapan suatu kalimat. Fungsinya untuk mementingkan suatu bagian kalimat.

Contoh:

Nama anak itu a-l-y-a

Kata alya diucapkan lebih lambat dengan maksud untuk memperjelas bagi pendengar.

SEANDAINYA OTAK PRIA DAN WANITA BERBEDA

Pria dan wanita dilahirkan dengan sejumlah perbedaan. Selain itu,walaupun demikian, juga dilengkapi berbagai persamaan sebagai makhluk dari jenis manuasia. Factor – factor yang membuat laki laki berbeda dari wanita, hingga saat ini belum seluruhnya terungkap. Diantara sekian factor pembeda itu masih menjadi misteri. Yang jelas berbeda dari kedua jenis manusia itu sesungguhnya tidak hanya terletak pada wujud fisik dan jenis kelamin. Namun, juga dalaam perilaku dan kemampuan dasar bernalar. Uniknya, perbedaan itu konon telah sejak kanak - kanak .
Seorang laki – laki berbeda dengan anak perempuan dalam hal selera, sikap dan cara bergerak. Tanpa diajari, sejak balita anak pria mempunyai lanuri menyukai mainan yang berbeda dengan anak wanita. Anak laki – laki menyukai senjata, mobil, dan barang lain yang bergerak dinamis. Sementara anak wanita menyukai mainan boneka, perabot rumah tangga, dan peralatan dapur plastic.
Sealin itu perbedaan juga tanpaak saat anak menginjak usia dewasa. Saat berpergiaaan, hal –hal yang menjadi pusat perhatian mereka berbeda. Remaja putrid dan wanita desawa lebih suka pada hal- hal seperti rumah indah, tempat makaanan yang enak dan took barang – brang murah. Sementara remaja putra dan pria dewasa umunya lebih tertarik pada hal – hal yang terkai dengan pertualangan dan ekspresi. Bagi kaum pria, perjalanan mendaki, belokan yang menyeramkan, atau melihat balapan mobil lebih menarik dari pada toko dan barang yang bagus dan murah.
Kemampuan dasar intuisi terhadap tanda – tanda alam dan sikap dasar manusia, juga berbeda. Wanita umumnya memilki kekampuan intuisi yang lebih tajam dibandingkan pria. Kemampuan nalar dan rasa pengertian antara pria dan wanita berbeda. Misalnya, wanita mempunyai kelebihan dalam ekspresi bahasa. Merekaa lebih menyukai kata – kata halus. Mereka pun cenderung lebih sabar dan telaten. Sebaliknya, kata – kata sumpah serapah dan kasar serinh kali menjadi cirri khas yang melekat pada pria ketika menghadapi keadaan yang tidak mengenakan.
Masyarakat ilmiah mengatakan otak wanita dan otak pria berbeda. Letak perbedaan terletak padaa strukturnya. Perbedaan struktur otak pria dan wanita membawa konsekwensi adanya perbedaan dalam ekspresi kehidupan mental.
Otak dan kemampuan berpikir diakui sangat berperan dalam kehidupan manusia. Manyoritas ahli kini parcaya fungsi otak merupakan indicator utama dalam kehidupan. Sekali fungsi berhenti, saat itulah orang divonis mati. Suatu hal yang wajar dan masuk akal jika ada dugaan kemampuan mental mumgkin berawal dari segumpal organ yang disebut otak.
Dalam satu decade terakhir ini, para ahli saraf menemukan adanya perbedaan itu. Meskipun temuan masih bersifat sementara dan ambigu dalam arti bisa salah dan bisa benar sebagian besar mengakui adanya sedikit perbedaan stuktur otak. Susun mulekurel keduanya analok dan nyaris kembar identik

Jumat, 19 Februari 2010

Bermain - Main Dengan Ms DOS.Sys

Kali ini kita coba bermain dengan salah satu file yang berkategori sistem dan terletak di
direktori C:\ dengan ukuran sekitar 2 kilo byte. File ini berkaitan erat dengan proses booting
Windows karena berisi setting - setting apa yang perlu dijalankan oleh sistem operasi dan apa
yang tidak. Namanya adalah MsDos.sys. File MsDos.sys mempunyai tiga bagian yaitu bagian pertama
adalah paths yang berisi letak direktori Windows; bagian kedua adalah options yang berisi
setting - setting yang perlu dijalankan Windows; dan bagian terakhir berisi deretan huruf -
huruf xxxxxx yang berfungsi untuk menjaga kompatibilitas dengan program yang lain. Dalam
artikel ini kita akan bermain dengan bagian options karena disamping bagian inilah yang
menarik, juga paling luas dan beragam setting - settingnya.
Karena termasuk dalam file sistem, maka file ini mempunyai atribut hidden (tersembunyi) dan
read only (hanya bisa dilihat tidak bisa diedit). Untuk itu agar dapat "dimainkan" pembaca
perlu mengubah attribut file tersebut. Bukalah Windows Explorer dan pilih menu View > Folder
Options. Pilih tab View dan klik option Show all files. Setelah itu tekan tombol Ok. Kemudian
carilah file sistem MsDos.sys yang berada di C:\ . Sebelumnya backup dulu file tersebut dengan
meng-copy ke disket. Kemudian klik kanan dan pilih Properties. Pembaca akan dihadapkan pada
kotak dialog properti untuk file MsDos.sys. Pada bagian attribute, kosongkan bagian Read Only d
an Hidden. Akhirnya buka file tersebut dengan Notepad. Sekarang , yuk , kita mulai mengutak -
utik MsDos.sys. Perlu diingat, jangan diubah - ubah bagian yang lainnya kecuali bagian yang
dijelaskan ini.


Setting BootGui
===============
Setting ini fungsinya menentukan apakah komputer akan menggunakan interface GUI atau tidak.
GUI adalah singkatan dari Graphical User Interface yaitu suatu antarmuka untuk pengguna
komputer yang berbasis grafis. Secara bawaan (default), setting di MsDos.sys adalah BootGui = 1
artinya komputer akan menggunakan sistem Gui dan masuk ke Windows. Sebaliknya bila berisi 0,
maka komputer hanya akan booting sampai ke MsDos prompt saja tidak diteruskan ke Windows. Untuk
masuk ke Windows pembaca perlu mengetikkan 'Win' kemudian tekan Enter. Ringkasnya, tambahkan
salah satu setting berikut ini dibagian option.

BootGui=1 (masuk ke Windows)
BootGui=0 (hanya sampai ke Dos)


Setting AutoScan
================
Apabila listrik tiba - tiba pada padam saat komputer kita nyala atau kita mematikan komputer
dengan tidak normal, maka secara otomatis komputer akan melakukan Scandisk pada harddisk ketika
kita menyalakan komputer diwaktu kemudian. Ini merupakan suatu prosedur standar yang dilakukan
Windows untuk menghindari kerusakan harddisk. Pada setting autoscan inilah yang menentukan
apakah harus dijalankan Scandisk atau tidak. Nilainya adalah sebagai berikut :

AutoScan = 0 (tidak ada scandisk meski shut down tidak normal)
AutoScan = 1 (ada scandisk ketika shutdown tidak normal)

Pembaca perlu mempertimbangkan dengan mendalam bila memilih setting autoscan = 0. Karena salah
satu fungsi scandisk adalah memperbaiki kerusakan pada harddisk karena shut down yang tidak
sesuai prosedur.


Setting BootSafe
================
Masih serupa dengan masalah di atas yaitu ketika komputer dimatikan secara tidak sesuai
prosedur, terkadang komputer akan booting dan masuk ke Windows dengan modus safemode. Setting
pada MsDos.sys juga yang mengatur masalah ini.

BootSafe = 1 (komputer akan selalu masuk ke safe mode)
BootSafe = 0 (komputer booting secara normal)


Setting BootKeys
================
Sewaktu komputer booting, user diperkenankan untuk memilih pilihan booting sehingga user dapat
memilih untuk booting ke Windows, MsDos, Safe mode, dll. Hal ini dapat dilakukan bila user
menekan tombol F8 sesaat setelah tampil tabel Configurations System pada layar monitor.
MsDos.sys jugalah yang mengatur diterima atau tidaknya penekanan tombol F8, yaitu pada setting
Bootkeys di bawah ini :

BootKeys = 0 (penekanan tombol F8 diterima)
BootKeys = 1 (penekanan tombol F8 tidak diterima)


Setting BootMenu
================
Dalam kaitannya dengan proses booting setelah user menekan tombol F8, maka akan tampil pilihan
menu booting seperti di bawah ini :

Microsoft Windows 98 Start Up Menu
===========================
1. Normal
2. Logged (\Bootlog.txt)
3. Safe Mode
4. Step-by-step Confirmation
5. Command Prompt Only
6. Safe Mode Command Prompt Only

Menu tersebut meminta user untuk menentukan pilihan modus yang akan digunakan dalam proses
booting, apakah normal, safe mode atau yang lain. Setting BootMenu juga dapat ditambahkan ke
MsDos.sys agar selalu menampilkan pilihan menu di atas meskipun user tidak menekan tombol F8.

BootMenu = 0 (menu tidak akan tampil meski user menekan F8)
BootMenu = 1 (menu selalu tampil meski user tidak menekan F8)


Setting BootDelay
=================
Masih juga berkaitan dengan topik di atas, jeda waktu yang diberikan kepada user untuk menekan
tombol F8 juga dapat diatur dengan MsDos.sys. Isikan saja setting BootDelay pada bagian option
MsDos.sys dengan waktu yang pembaca inginkan. Secara default (bawaan) jeda waktu yang diberikan
adalah 2 detik. Misalnya kita ingin membuat jeda waktunya 4 detik, maka masukkan dalam
MsDos.sys setting berikut ini :

BootDelay = 4 (Membuat jeda waktu 4 detik)

Setting Logo
============
Pada awal mula komputer booting maka secara otomatis akan ditampilkan logo Windows yang
memenuhi layar monitor. Dengan penekanan tombol ESC maka logo Windows akan hilang. Tetapi
beberapa saat kemudian akan tampil lagi. Dan pada saat komputer booting ulang maka logo Windows
akan tampil lagi. Setting Logo di sini berperan dalam masalah ini. Tambahkan setting Logo di
bawah bagian Option untuk menentukan apakah logo Windows akan tampil atau tidak tampil secara
permanen.

Logo = 1 (Logo Windows akan ditampilkan)
Logo = 0 (Logo Windows tidak ditampilkan)

Bila pembaca menambahkan setting Logo = 0, maka logo Windows tidak akan ditampilkan. Yang ada
hanya tulisan "Starting Windows 98 ..." yang tampil setelah tabel System Configuration.


Gambar 1.
Isi file MsDos.sys


Itulah setting - setting yang dapat pembaca terapkan untuk bermain - main dengan file
MsDos.sys. Sebagai catatan yang perlu sekali diingat, file ini adalah file sistem, kesalahan
mengutak - atik akan mengakibatkan Windows tidak berjalan normal atau bahkan corrupt. Ibarat
kita bermain dengan API…