Welcome to my blog :)

rss

Sabtu, 19 Februari 2011

Jenis Ancaman Melalui IT Yang Sering Terjadi

Semakin meningkatnya berbagai kebutuhan manusia, semakin berkembangnya pula perkembangan teknologi informasi. Perkembangan teknologi menimbulkan berbagai macam ancaman yang mungkin terjadi. Ancaman yang sering terjadi dapat berupa fisik maupun logik. Jenis ancaman fisik yaitu berupa: pencurian perangkat keras komputer atau perangkat jaringan, terjadi kerusakan pada computer dan perangkat komunikasi lainya, adanya bencana alam dan lain sebagainya. Sealin itu dapat pula terjadi ancaman berupa logik yaitu: terjadi kerusakan pada system operasi atau aplikasi, virus dan lain sebagainya.

Beberapa Bentuk Ancaman Jaringan

• Sniffer

Peralatan yang digunakan untuk melihat proses yang sedang berlangsung.

• Spoofing

Salah satu jenis kejahatan dengan cara meniru indentitas atau alamat IP

• Phreaking

Kejahatan jaringan yang memanfaatkan sitem pengamanan telpon saat melemah

• Remote Attack

Bentuk ancanam dengan cara menyerang terhadap mesin, dalam hal ini penyerang tidak memilik kendali terhadap mesin karena dilakukan dari jarak jauh diluar systemjaringan.

• Hole

Kondisi dari software atau hardware yang bisa diakses oleh pemakai yang tidak memiliki otoritas atau meningkatnya tingkat pengaksesan tanpa melalui proses autorisasi

• Hacker

Orang yang secara diam-diam mempelajari sistem yang biasanya sukar dimengerti untuk kemudian mengelolanya dan men-share hasil ujicoba yang dilakukannya. Hacker tidak merusak system.

• Craker

Orang yang secara diam-diam mempelajari sistem dengam maksud jahat Muncul karena sifat dasar manusia yang selalu ingin merusak. Alasan cracker melakukan penyerangan :spite, kecewa, balas dendam,sport, petualangan, profit, mencari keuntungan dari imbalan orang lain, stupidity, mencari perhatian cruriosity, mencari perhatian dan politics, alasan politis. Cracker biasa membobol organisasi bersar dan financial dengan system pengaman yang canggih.


Jenis Kejahatan dan pelangaran komputer maupun pada internet semakin beragam sebagai akibat dari pengguna teknologi. Kejahatan komputer dan internet dapat berupa penyadapan dan penyalah gunaan informasi atau data yang berbentuk elektronik, pornografi, penipuan melalui internet, pengerusakan websit.


Jenis pelangaran ini terjadi karena memang karakteristik media internet memungkinkan informasi dan data bermunculan di jaringan komputer. Adanya kebebasan yang ditawarkan maka penyimpangan dan penyalahgunaan pun semakin tidak terkendali.

Sumber :

www.pemantauperadilan.com

Minggu, 13 Februari 2011

Kode Etik Profesional & Prinsip Etika



Etika merupakan suatu karakter yang dimiliki oleh seorang individu untuk meninal apakah seorang tersebut berperilaku baik atau tidak. Selain itu etika jug adapt dikatakan sebagi aturan prilaku, adat kebiasaan manusia dalam pergaulan antara sesamanya dan menegaskan mana yang benar dan mana yang buruk. Etika tidak mempersoalkan keadaan manusia, melainkan mempersoalkan bagaimana manusia harus bertindak.

Menurut Martin (1993), etika didefinisikan sebagai “the discpline which can act as the performance index or reference for our control system”. Dengan demikian, etika akan memberikan semacam batasan maupun standar yang akan mengatur pergaulan manusia di dalam kelompok sosialnya. Dalam pengertiannya yang secara khusus dikaitkan dengan seni pergaulan manusia, etika ini kemudian dirupakan dalam bentuk aturan (code) tertulis yang secara sistematik sengaja dibuat berdasarkan prinsip- prinsip moral yang ada dan pada saat yang dibutuhkan akan bisa difungsikan sebagai alat untuk menghakimi segala macam tindakan yang secara logika-rasional umum (common sense) dinilai menyimpang dari kode etik. Dengan demikian etika adalah refleksi dari apa yang disebut dengan “self control”, karena segala sesuatunya dibuat dan diterapkan dari dan untuk kepenringan kelompok sosial (profesi) itu sendiri.

Pengertian Etika Menurut Beberapa ahli :

· Drs. O.P. SIMORANGKIR : etika atau etik sebagai pandangan manusia dalam berprilaku menurut ukuran dan nilai yang baik.

· Drs. Sidi Gajalba dalam sistematika filsafat : etika adalah teori tentang tingkah laku perbuatan manusia dipandang dari seg baik dan buruk, sejauh yang dapat ditentukan oleh akal.

· Drs. H. Burhanudin Salam : etika adalah cabang filsafat yang berbicara mengenai nilai dan norma moral yang menentukan prilaku manusia dalam hidupnya.

Prinsip-Prinsip Etika Profesi

1. Tanggung jawab

· Terhadap pelaksanaan pekerjaan itu dan terhadap hasilnya.

· Terhadap dampak dari profesi itu untuk kehidupan orang lain atau masyarakat pada umumnya.

2. Keadilan. Prinsip ini menuntut kita untuk memberikan kepada siapa saja apa yang menjadi haknya.

3. Otonomi. Prinsip ini menuntut agar setiap kaum profesional memiliki dan di berkebebasan dalam menjalankan profesinya.

Tujuan Kode Etik Profesi :

1. Untuk menjunjung tinggi martabat profesi.

2. Untuk menjaga dan memelihara kesejahteraan para anggota.

3. Untuk meningkatkan pengabdian para anggota profesi.

4. Untuk meningkatkan mutu profesi.

5. Untuk meningkatkan mutu organisasi profesi.

6. Meningkatkan layanan di atas keuntungan pribadi.

7. Mempunyai organisasi profesional yang kuat dan terjalin erat.

8. Menentukan baku standarnya sendiri.

Sumber :

http://rizal.blog.undip.ac.id/files/2009/07/dipakai_siskom_etika-profesi.pdf

Ciri Khas profesi & Profesionalisme


Profesi dapat didefinisikan sebagai serangakian kegiatan yang memerlukan suatu keterampilan dan keahlian yang dapat difungsikan dalam pemenuhan kebutuhan hidup yang semakin berkembang. Keterampilan seseorang didapat bila seorang tersebut memilki pengetahuan yang luas mengenai sifat manusia maupun ilmu pengetahuan lainya. Profesi – profesi dalam bidang-bidang pekerjaan seperti kedokteran, guru, militer, pengacara, dan semacamnya, tetapi meluas sampai mencakup pula bidang seperti manajer, wartawan, pelukis, penyanyi, artis, sekretaris

dan sebagainya.

Pengertian profesi dan profesional menurut DE GEORGE :

Profesi adalah pekerjaan yang dilakukan sebagai kegiatan pokok untuk menghasilkan nafkah hidup dan yang mengandalkan suatu keahlian. Profesional adalah orang yang mempunyai profesi atau pekerjaan purna waktu dan hidup dari pekerjaan itu dengan mengandalkan suatu keahlian yang tinggi. Atau seorang profesional adalah seseorang yang hidup dengan mempraktekkan suatu keahlian tertentu atau dengan terlibat dalam suatu kegiatan tertentu yang menurut keahlian, sementara orang lain melakukan hal yang sama sebagai sekedar hobi, untuk senang-senang, atau untuk mengisi waktu luang.

Beberapa perbedaan antara Profesi dan Profesional

Profesi :

- Suatu Profesi harus memiliki suatu keterampilan atau keahlian khusus.

- Profesi dilakukan sebagai suatu pekerjaan atau kegiatan utama

- Sumber utama nafkah hidup.

- Dilakukan atas dasar kemauan pribadi

Profesional :

- Seseorang yang tau akan keahlian dan keterampilannya.

- Meluangkan seluruh waktunya untuk pekerjaan atau kegiatannya itu.

- Hidup dari situ.

- Bangga akan pekerjaannya.

CIRI-CIRI Profesi

· Adanya pengetahuan khusus, yang biasanya keahlian dan keterampilan ini dimiliki berkat pendidikan, pelatihan dan pengalaman yang bertahun-tahun.

· Adanya kaidah dan standar moral yang sangat tinggi. Hal ini biasanya setiap pelaku profesi mendasarkan kegiatannya pada kode etik profesi.

· Mengabdi pada kepentingan masyarakat, artinya setiap pelaksana profesi harus meletakkan kepentingan pribadi di bawah kepentingan masyarakat. Kaum profesional biasanya menjadi anggota dari suatu profesi.

Ciri khas suatu profesi menurut artikel dalam International Encyclopedia of education, yaitu:

  • Suatu bidang pekerjaan yang terorganisir dari jenis intelektual yang terus berkembang dan diperluas
  • Suatu teknik intelektual
  • Penerapan praktis dari teknik intelektual pada urusan praktis
  • Suatu periode panjang untuk pelatihan dan sertifikasi
  • Beberapa standar dan pernyataan tentang etika yang dapat diselenggarakan
  • Kemampuan untuk kepemimpinan pada profesi sendiri
  • Asosiasi dari anggota profesi yang menjadi suatu kelompok yang erat dengan kualitas komunikasi yang tinggi antar anggotanya
  • Pengakuan sebagai profesi
  • Perhatian yang profesional terhadap penggunaan yang bertanggung jawab dari pekerjaan profesi
  • Hubungan yang erat dengan profesi lain

Sumber :

http://rizal.blog.undip.ac.id/files/2009/07/dipakai_siskom_etika-profesi.pdf

Kamis, 20 Januari 2011

Middleware dan Manajemen Data

Middleware dan Manajemen Data

pada Telematika


Kelompok :

Bekti Febriyani _ 10107334

Kensawitri Wulandari _10107970

Kelas 4KA14

Sekilas Arti “Middleware”

Middleware dapat diartikan sebagai suatu lapisan aplikasi data yang tersususn dari arsitektur lapisan komunukasi dan dapat dikatakan sebagai protocol.
Middleware yang memiliki fungsi sebagai “penghubung”
middleware menghubungkan antara perangkat keras dan perangkat lunak, dalam hal ini memungkinkan proses yang terjadi menjadi interaktif .
Middleware memiliki beberapa fungsi :
1. memberikan pelayanan pada sistem operasi serta menyediakan suatu lingkungan program aplikasi dengan cara menyembunyikan user.
2. melengkapi kekurangan yang ada pada sistem opersai seperti: jaringan, keamanan basisdata ,antarmuka dan lainya.
3. memberikan pelayanan yang umum pada lingkungan program aplikasi yang berbasis pada komputer dan sistem opersai.
Melalui tahap perkembangan middleware dari waktu ke waktu dapat dikatagorikan sebagai berikut :
1. OLTP atau On Line Transaction Processing
perkembangan awal middleware yang ditandai dengan perkembangan dari koneksi antar remote database. Ditemukan pada tahun 1969 oleh seorang engineer di Ford.
2. RPC atau Remote Procedure Call
Fasilitas jaringan secara yang bersifat terbuka contohyna Open
Network Computing (ONC) dimana prototipe pertama yang diperkenalkan awal tahun 70-an.
3. CORBA atau Common Object Request Broker Architectur (CORBA),
pengabungan dari beberapa fungsi-fungsi brokering, RPC, maupun inheritance.
Berikut beberapa contoh middleware yang paling banyak dan umum dipublikasikan :
DCE (Distributed Computing Environment)
CORBA (Common Object Request Broker Architecture)
Microsoft's COM (Component Object Model) atau DCOM
Pemanfaatan Middleware pada Televisi Digital
Penyatuan beberapa teknologi dalam satu perangkat didalam zaman dengan kemajuan teknologi yang makin canggih ini, adalah suatu tutuntutan mutlak, maka pemanfaatan middleware pada televise digital saat ini adalah suatu tindakan tepat.
Sesuai dengan fungsi pada Middleware itu sendiri yaitu sebagai perantara antara perangkat keras dengan perangkat lunak dan memungkinkan membuat proses yang lebih konten-konten yang interaktif. Prosesnya yang interaktif memungkinkan menulis aplikasi yang komplek pula. Dari cara kerja middleware, middleware berjalan diantara sistem operasi (device driver) dan aplikasi, atau secara harafiah berada ditengah dari tumpukan perangkat lunak

Manajemen Data Telematika

Manajemen data yaitu prosedur yang menanggani kelengkapan data yang dibutuhkan oleh perusahaan. Selain itu menajemen data juga melakukan pengembangan dan penerapan arsitektur, kebijakan dan praktik yang dibutuhkan perusahaan. Jadi Manajemen telematika adalah suatu aturan – aturan/prosedur yang menanggani siklus hidup kelengkapan data yang dibutuhkan oleh perusahaan dengan bantuan telematika.
Macam – Macam Manajemen data sebagai berikut:
a. Manajemen Data sisi klien (Client-side data management)
Mobile DBMS (Embedded/Ultra tiny/Java Database) digunakan dengan remote pengguna yang tidak berhubungan dengan suatu jaringan yang menyediakan mekanisme untuk menyamakan perubahan database, perusahaan atau departemen server database. Contoh Mobile DBMS yaitu:
1. Desain yang digunakan pada digital book
2. Perangkat telekomunikasi genggam seperti Handphone
3. PDA (Personal Digital Assistant ) atau PocketPC Palm.
b. Manajemen Data sisi Server (Server-side data management)
• MODBMS (Moving Object DBMS)
MODBMS (Moving Object DBMS) digunakan untuk mengatur data lengkap yang mencakup informasi lokasi dari objek yang bergerak untuk menanyakan tentang gerakan yang dilakukan oleh objek.
Aplikasi – aplikasi yang terdapat pada MODBMS :
• DBMS for LBS (Location-Based Service)
• LBS (Location-based Services)
• Transportation
• Vehicle tracking
Data Stream Management System
Data Stream Management System memutuskan query lebih dari stream data secara continue dan real-time dimana data tersimpan dalam memori utama untuk proses pengolahan. Didalam Stream data terdapat sensor pembacaan, data pasar saham, atau net - bekerja lalu lintas Querying the data stream (sensor data, GPS)
Aplikasi- aplikasi yang terdapat pada Data Stream Management System :
• Telematics (vehicle fleet management)
• Sensor stream monitoring
• Environment monitoring
a. Manajemen database system perangkat bergerak
GPRS adalah suatu sistem transmisi berbasis paket dalam pengaksesan internet pada GSM dengan prinsip ‘tunnelling’ untuk data bergerak, beberapa pertimbangan yang harus diperhatikan :
• Memperkaya utility investasi untuk perangkat GSM yang sudah ada.
• Meliputi cakupan keseluruhan yang dimiliki GSM.
• Meminimalisasi pembatas bagi akses data bergerak

Teknologi Pada Telematika

Middleware dan Manajemen Data pada Telematika

Kelompok :

Bekti Febriyani _ 10107334

Kensawitri Wulandari _10107970

Kelas 4KA14


Teknologi pada Telematika berupa "Wireless"

Jaringan tanpa kabel atau lebih dikenal dengan istilah wireless merupakan jaringan yang dibuat dengan tanpa media berupa kabel, hubungan antar komputer dalam suatu lingkup jaringan yang saling terhubung dengan fungsi yang beragam tersebut dihubungkan dengan media berupa gelombang, namun tetap sama fungsi nya yaitu mencoba untuk berbagi sesuatu yang dimiki oleh tiap-tiap PC, misalnya saja sebuah informasi yang tersimpan didalamnya, layanan serta data, dan dapat pula dilakukan sharing printer, dll.

Dengan adanya banyak fungsi yang dimiliki nya serta suatu hal yang unik, maka wireless tersebut memiliki kelebihan serta kekurangan, kelebihannya adalah mengurangi penggunaan media kabel yang berlebih, namun penggunaan media wireless dengan bantuan gelombang ini harganya lebih mahal dan hal tersebut di anggap kekurangannya.

Apabila sebuah PC dalam suatu jaringan wireless dilengkapi dengan radio tranceiver, yang lebih dikenal dengan adapter, maka adapter yang digunakan untuk mengirim dan menerima sinyal radio dari dan ke PC lain dalam suatu jaringan tersebut dapat lebih menguntungkan user karena akan mendapatkan banyak adapter dengan konfigurasi internal dan eksternal yang baik digunakan untuk PC desktop maupun notebook .

TerminaL

Terminal adalah salah satu perangkat penghubung antar komputer yang ditujukan sebagai media komunikasi yang alat penghubungnya dapat berupa kabel atau melalui alat komunikasi lainnya. Penggolongan terminal terbagi menjadi tiga bagian yaitu intelligent, non intelligent, serta smart intelegent.